NGAWI, Suaraindonesia.co.id - Sinergitas dan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngawi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi berjalan aktif, terus mengikis angka pekerja yang belum tercover BPJS Ketenagakerjaan.
Pada Kamis (17/08/2023), di malam resepsi kenegaraan peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78 di Kabupaten Ngawi, Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko kembali menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, kali ini untuk 412 guru Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Ngawi.
Tidak hanya itu, di kesempatan yang sama Bupati dan Wakil Bupati Ngawi juga menyerahkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua Pemerintah Desa di Kabupaten Ngawi yang meninggal dunia.
Pertama kepada ahli waris Almarhum Fajar Dwi Hariyanto, Pemerintah Desa Cantel, Kecamatan Pitu. Manfaat program yang diserahkan berupa Jaminan Kematian (JKM) Rp. 42.000.000,-, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp. 1.962.260,-, Jaminan Pensiun (JP) Rp. 3.671.120,-, dan beasiswa 1 anak dari TK hingga Perguruan Tinggi Rp. 87.000.0000,-.
Kedua kepada ahli waris Almarhum Bambang Hermanto, Pemerintah Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo. Manfaat program yang diserahkan berupa JKM Rp. 42.000.000,-, JHT Rp. 5.685.690,-, JP Berkala Rp. 383.400,-/bulan,-, dan beasiswa 1 anak yang kini di Perguruan Tinggi semester 3 sejumlah Rp 48.000.000,-.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngawi Setyoningsih mengatakan, penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan 3 perwakilan guru RA Kabupaten Ngawi ini menandai perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 412 guru RA di Kabupaten Ngawi.
Menurut Nuning, panggilan akrab Setyoningsih ini, perlindungan tersebut merupakan bentuk perhatian yang luar biasa dari Pemkab Ngawi kepada para guru, sekaligus bentuk kolaborasi para pihak terkait.
Dijelaskannya, meski guru RA lembaganya di bawah Kementerian Agama (Kemenag), tetapi untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dianggarkan dari APBD Kabupaten Ngawi melalui insentif mereka.
Ditambahkan, Kepala Kemenag Kabupaten Ngawi sebelumnya juga telah menyatakan dukungan dan memberikan imbauan pada para guru RA di Ngawi untuk segera mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan, yang terus ditindaklanjuti oleh pengurus IGRA di Kabupaten dan Kecamatan, sehingga terkumpul data 412 guru RA se-Kabupaten Ngawi.
"Kami mengucapkan banyak terimakasih pada Pemerintah Kabupaten Ngawi yang selalu mensuport kami," ucap Nuning di sela acara yang dihadiri seluruh Forkopimda dan OPD Ngawi beserta ibu-ibu serta para undangan lainnya ini.
"Di setiap acara Pemkab Ngawi, kami selalu diberikan waktu dan tempat untuk mensosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk diantaranya dalam bentuk penyerahan simbolis kartu kepesertaan dan santunan," imbuhnya.
Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Zakiah berharap agar kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngawi dengan Pemkab Ngawi terus ditingkatkan untuk perlindungan seluruh pekerja di Ngawi.
"Dengan kolaborasi bersama seperti itu coverage cakupan perlindungan jaminan sosial dapat terus meningkat," tandasnya. (Adv)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Redaksi |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
Komentar & Reaksi